1. Beranda
  2. Sumut

Pemuda Pancasila Labura Gelar Aksi Damai Tolak RUU HIP Di Kantor DPRD Labura

Oleh ,
Labura ( sumut24.net ) - Pemuda Pancasila Kabupaten Labuhanbatu Utara  menggelar aksi damai bertema Tolak dan Hapus RUU HIP di Depan kantor DPRD Labura, Senin 6/7/2020 sekira pukul 10 : 00 wib.
Aksi yang diikuti sekitar 500 orang ini berjalan kondusif dan sesuai dengan protokoler "New Normal". Hal ini terlihat dari penggunaan dan juga pembagian masker kepada seluruh peserta aksi. Aksi dimulai dengan berkumpulnya peserta aksi di kantor BPPH PP Labura, lalu masa aksi bergerak menuju Kantor DPRD Labura dengan berjalan kaki.
Setibanya di Kantor DPRD, masa aksi disambut oleh 6 orang anggota DPRD Labura sebagai perwakilan DPRD Labura. 6 anggota dewan ini juga merupakan kader Pemuda Pancasila.
Indra Sakti Dasopang, anggota DPRD Labura yang juga merupakan kader PP mengatakan "segala Aspirasi dari PP akan kami sampaikan dan diteruskan ke DPR RI ". Indra juga menjelaskan bahwa sementara ini RUU HIP tidak akan dibahas di DPR RI, karena hal ini menimbulkan polemik dan pro - kontra ditengah masyarakat.
Dalam aksi tersebut, PP menyatakan sikap untuk menolak RUU HIP. Adapun bunyi pernyataan sikap tersebut adalah :
1. Dengan tegas menolak RUU HIP dan meminta kepada Presiden RI serta DPR RI melalui DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara untuk membatalkan dan menghentikan pembahasan RUU HIP.
2. Meminta kepada Presiden RI dan DPR RI untuk mencabut dan menghilangkan RUU HIP dari prolegnas prioritas.
3. Meminta kepada presiden RI serta Polri untuk menindak secara hukum inisiator dan pendukung RUU HIP yang telah meresahkan dan memicu perpecahan bangsa Indonesia.
4. Mendukung TNI - POLRI memberantas paham komunis dan menegakkan proses hukum terhadap organisasi dan lembaga serta oknum -oknum yang diindikasi terpapar paham komunis.
5. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga bangsa Indonesia dari bahaya paham komunis.
Pernyataan sikap tersebut secara tertulis diserahkan oleh Ketua MPC PP Labura, Arly Simangunsong kepada Indra Sakti Dasopang yang mewakili DPRD Labura.
Aksi PP Labura ditutup dengan aksi pembakaran keranda yang berlogo palu arit, sebagai tanda penolakan PP terhadap paham komunisme.

Berita Lainnya