Dinkes Labura Lakukan Tes Swab Massal Gratis
Labura ( sumut24.net ) - Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Utara melakukan Tes Swab massal sebanyak 295 orang diseluruh Kabupaten Labura. Tes swab diadakan selama lima hari, dimulai tanggal 21 - 26 September 2020.
Tes Swab pertama dilaksanakan di UPTD Puskesmas Sukarame,Desa Sukarame Kecamatan Kualuh Hulu, senin 21/9/2020 sekira pukul 09.00 wib. yang dihadiri langsung oleh Bupati Labura H Khairudin Syah,SE.
Saat dikonfirmasi awak media Bupati yang akrab disapa H Buyung menyampaikan ada lima tempat yang akan dilakukan Tes Swab massal ini, Yaitu di puskesmas Sukarame, Puskesmas Gunting Saga, Bandar Durian, Kota Batu dan yang terakhir di Marbau.
Lebih lanjut orang nomor satu di tanah basimpul kuat babontuk elok ini menjelaskan bahwa anggaran Tes Swab ini berasal dari provinsi Sumatera Utara, dan beliau juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Sumut, H Edy Rahmayadi, karena bersedia membantu melakukan Tes Swab massal demi mengantisipasi pandemik Covid 19 di Kabupaten Labura ini.
"untuk Desa Sukarame, ada 80 orang yang akan dilakukan Tes Swab. Pesertanya boleh siapa saja, namun yang diutamakan adalah yang pernah berinteraksi dengan ODP atau pun pasien yang terindikasi Covid 19" jelasnya.
Kepala dinas Kesehatan Labura, dr Hj Saodah Nasution menjelaskan prosedur Swab secara teknis adalah pengambilan sample lendir dari hidung dan tenggorokan, untuk mengetahui apakah ada virus covid 19 didalamnya. Setelah diambil dan dimasukkan kedalam tabung yang sudah ditandai, hasilnya langsung dikirim ke Laboraturium USU Medan. Kemungkinan hasil akan diketahui oleh yang bersangkutan selama 2 - 3 hari.
Saodah juga mengatakan jika nanti hasilnya positif, namun yang bersangkutan merupakan orang tanpa gejala (OTG), maka wajib dilakukan isolasi mandiri selama 10 hari. Namun jika dia sakit dan hasil Swab positif, wajib dilakukan isolasi di Rumah sakit selama 14 hari.
Kepala Puskesmas Sukarame, Sri Wanti menjelaskan diantara 80 orang yang melakukan Tes Swab di Puskesmas Sukarame, 20 orang diantaranya adalah tenaga medis yang berada di bidang pelayanan kesehatan. Selebihnya merupakan masyarakat desa sukarame, karena sebelumnya kami juga sudah berkoordinsi dengan pihak Desa untuk menginformasikan Tes Swab ini ke masyarakat, pungkasnya.