Seorang Ibu Bawa Balita Ikut Aksi Di Kantor Bupati Dan DPRD Labuhanbatu Selatan
Labusel ( sumut24.net ) - Pengabdian para honorer yang tergabung di THTR dianggap sebelah mata oleh Bupati Labuhanbatu Selatan , padahal mereka dalam pengabdianya ada yang sudah mencapai 13 tahun namun pengabdian mereka harus kandas karena dugaan keegoisan seorang Bupati Labuhanbatu Selatan H.Edimin.
" Kami korban ketika Pilkada beberapa tahun yang lalu , pilihan itu adalah hati nurani dan seharusnya jika dia Pemimpin yang baik , ketika usai pilkada kami di rangkul dan bukan di rumahkan atau di kelompok kelompokan karena apapun ceritanya kami tetap warga Labuhanbatu Selatan " urai salah satu peserta aksi.
Tampak pantauan sumut24.net di depan Kantor Bupati Labusel peserta aksi terdiri dari 5 Kecamatan se Kabupaten Labunanbatu Selatan , peserta aksi berada di balik pagar Kantor dan sebelah tampak beberapa petugas Satpol PP dan Personil Polsek Kotapinang , Polsek Sungai Kanan juga Koramil 11/Kotapinang.
" Saya datang dari jauh pak , anak saya ini masih bayi tqpi dia harus ikut bersama saya dan dengan adanya aksi ini saya berharap hati Bupati Labusel terketuk sehingga tuntutan kami dapat direalisasikan oleh Bupati Labusel " ujarnya.
Sampai berita di terbitkan belum ada tanggapan dari Bupati Labusel H.Edimin dan ketua DPRD Labusel Edy Parapat yang telah di hubungi Pemred media online www.sumut24.net melalui via watshapp.
Aksi damai berlangsung sampai sekira pukul 13:38 Wib namun dan di wakili pihak satpol PP mengatakan " tuntutan aksi ini akan kami sampaikan kepada Pak Bupati " usai jawaban tersebut peserta aksi membubarkan diri dengan tertib.