Di Duga Hanyut Terbawa Arus Sungai , Warga Palas Di Temukan Telah Meninggal Dunia
Palas ( sumut24.net ) - Warga Palas digegerkan dengan penemuan mayat pria Jompo dalam kondisi hanyut di aliran Sungai Batang Taris, yang juga merupakan aliran sungai Barumun tepatnya di Desa Tangga Bosi, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas.
Informasi yang dihimpun dilokasi penemuan mayat lelaki yang ditemukan sekira pukul 12.00wib,didesa tangga bosi tersebut,oleh Masyarakat langsung melaporkan penemuan mayat laki-laki yang indentitasnya belum diketahui ke Polsek Barumun.
Korban diperkirakan berusia 70an tahun dan saat ditemukan korban hanyut hanya memakai kaos singlet warna putih dan hanya memakai celana dalam.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, Kapolsek Barumun AKP Suprihanto P dan Kanit Reskrim Aiptu Syaiful Bahri dan Kanit Intel Ipda P.Tampubolon dan anggota langsung menuju ke lokasi TKP penemuan mayat tersebut.
Kapolres Palas AKBP Jarot Yusviq Andito melalui Kapolsek Barumun AKP Suprihanto mengatakan, korban diketahui bernama Baginda Syarip Hasibuan diperkirakan berusia70an tahun warga Jalan Veteran Lingkungan II, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun.
Petugas kepolisian langsung dibantu masyarakat turun ke sungai untuk mengangkat korban meninggal hanyut untuk dibawa ke pinggir sungai dan diangkat keatas serta dilakukan pengecekan awal.
“Setelah dilakukan pengecekan awal, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” terang AKP Suprihanto.
"Informasi yang diterima dari keluarga (Anak kandung korban) Abdul Rajab Hasibuan 51 thn yang datang ke lokasi menerangkan, bahwa ayah kandungnya Jumat sekira pukul 05.30 dari rumah menuju sungai untuk buang air besar" katanya.
Karena korban tak juga kunjung kembali, pihak keluarga khawatir dan berusaha untuk menyusul/mencarinya kesungai namun tidak dapat menemukan sang ayah nya.
Mendengar kabar ada penemuan mayat hanyut, Abdul Rajab hasibuan langsung menuju ke lokasi penemuan mayat didesa tangga bosi walaupun cukup jauh dari kampungnya, ternyata korban meninggal adalah sosok ayahnya yang tengah dicari sejak siang.
Setelah berhasil dievakuasi dari pinggir/tepian aliran sungai Batang Taris, korban dibawa oleh ambulance ke RSUD Sibuhuan untuk pemeriksaan medis,namun keluarga menolak untuk di (VER) visum et repertum.









Komentar