Keluarga Menduga Kematian iin (21) Warga Labura , Penuh Kejanggalan
Labura ( sumut24.net ) - Kematian Iin Indah Sari (21) yang ditemukan gantung diri pada senin (6/12/2021) di Dusun 7 Simpang Tugu Desa Londut kecamatan Kualuh hulu, Kabupaten Labura masih penuh misteri. Pihak keluarga menduga kematian Indah penuh kejanggalan, betapa tidak, ibu muda ini dikabarkan tidak seperti korban gantung diri, namun seperti korban pembunuhan. Pasalnya tali yang menjerat leher korban dikabarkan tidak rata, kemudian jenazah korban juga tidak dengan lidah menjulur dan kaki bertekuk.
Saat dikonfirmasi awak media jumat (10/12/2021) di kediamannya, Buhami ayah korban menjelaskan, sekira pukul 15.30 wib indah masih berkomunikasi ke kampung menanyakan kondisi anaknya, sekira pukul 20.00 wib kami mendapat kabar bahwa indah telah meninggal dunia sontak seluruh keluarga kanget.
Setalah sampai di lokasi kami melihat kondisi almarhum penuh kejanggalan. Pada saat dimasukan kelihang lahat darah keluar dari hidungnya. Saya sebagai orang tua meminta pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas kematian anak saya, harap Buhami.
Sementara itu seorang bilal mayit mejelaskan, saat dimandikan di bagian paha kiri almarhum ada bekas biru dan sewaktu dikafani dari kuping sebelah kanan keluar darah, terang sarwiti.
Abang korban Sulemi (28) merasa keberatan atas kematian adiknya. Bukan pihak keluarga aja yang merasakan kejanggalan tersebut, masyarakat Desa Situnjak Dusun 3 Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan juga melihat kondisi korban penuh kejanggalan.
Saat ini masyarakat bermusyawarah terkait biaya autopsi Almarhum indah agar di usut tuntas.
Berita Terkait
-
Bupati Labura Hendriyanto Sitorus SE MM, Ucapkan Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi
-
Presiden RI H Ir Jokowi Dodo Kunjungi Kabupaten Labuhanbatu Utara
-
Bupati Labura Hendriyanto Sitorus SE MM, Targetkan Tahun 2024 Labura Zero Stunting
Berita Lainnya
Perkara Tipikor Penjualan Aset PTPN I Regional I, Penyidik Kejati Sumatera Utara Amankan Uang 150 Miliar Rupiah Dari PT.Deli Megapolitan Kota Residence (DMKR)







Komentar