Duga’an Pungli Bansos” Kades Tamiang ” Berikan Penjelasan.

Palas ( sumut24.net ) - Bencana alam yang menimpa beberapa Desa diKecamatan Batang Lubu Sutam(Batam)Kabupaten Padang Lawas,ditahun 2022 lalu mengakibatkan banyak rumah penduduk yang hancur terkena terjangan air dan lumpur.
Satu diantara desa yang mengalami kerusakan yang parah adalah Desa Tamiang dan yang paling banyak mendapatkan bantuan untuk perbaikan rumah yang rusak.
Masarakat yang mendapatkan bantuan perbaikan rumah berpariasi dana nya,mulai dari 25 jt,20jt dan 17 jt.
Hal tersebut diketahui dari keterangan beberapa masyarakat yang mendapatkan bantuan perbaikan rumah tersebut,dan menurut keterangan mereka(masyarakat)pencairan dana tersebut 2 kali/tahap,tahap pertama 70% dan tahap 2(dua)30%.
Namun yang menurut kami aneh,terjadi adanya pengutipan terhadap bantuan /bansos tersebut sebesar 10% bagi setiap warga yang mendapatkan bantuan perbaikan rumah tersebut kata beberapa masyarakat yang enggan dan meminta untuk tidak diexfos nama nya.
Sebenar nya awal nya pengutipan sebesar 15%/penerima bantuan,lalu kami(masyarakat)dipanggil kekantor Desa untuk membahas terkait kutipan tersebut,danakhirnya terjadi tawawar menawar sehinggamenjadi 10%.
Dan sa'at ditanya jumlah masyarakat yang menerima kepada salah seorang penerima bantuan mengatakan,jumlah masyarakat yang menerima 78 orang penerima dan jumlah nya berpariasi,yang jelas10% dari jumlah bantuan yang kami terima,,katanya
Jika dikalkulasi kan jumlah penerima,di rata -ratakan seluruh nya hanya menerima 17 jt maka jumlah uang yang dikutip mencapai Rp.132.600.000,seratus tiga puluh dua juta enam ratus ribu rupiah,dengan rincian 1.700.000x78=1.32.600.000 ungkap nya,menutup pembicaraan.
Setelah masyarakat menjelaskan,salah seorang dari awak media MP-Mitra Polda menanyakan kepada salah seorang masyarakat, apa bapak tidak keberatan,langsung di jawab keberatan la katanya.
Demi untuk penyajian berita yang berimbang,awak media ini mencoba menghubungi Kepala Desa Tamiang Muharrom Lubis,SH melalui Wa untuk meminta tanggaoan dan penjelasan terkait adanya pengutipan dana bantuan (bansos) untuk perbaikan rumah masyarakat yang rusak akibat bencana alam dan kades meminta untuk bertemu langsung.
Dan ditanggal 29/12/2022 Kades Muharrom Lubis dan awak media ini beserta personil Media Mitra Polda yang bertugas di Padang Lawas,Sutan Harahap bertemu langsung di sebuah warung kopi/rumah makan untuk kejelasan terkait isu pengutipan/pungli dana Bansos yang terjadi di desa Tamiang kecamatan Batang Lubu sutam Kabupaten Padang Lawas tersebut.
"Dari penjelasan kades tamiang Muharrom Lubis,SH bahwa awal nya memang 15% sesuai sinyal yang diperintahkan 0leh Dinsos Kabupaten" katanya.
Namun karena bocor keluar diluar interen tidak jadi,akhirnya masyarakat berkumpul dikantor desa dan disetujui menjadi 10%,itu semu memakai tanda hadir dan tanda tangan masing-masing dan itu tidak saya tunjukan kepada siapapun daptar hadirnya,karena sikit banyak nya saya tau itu salah, karna saya tamatan SH,kata kades.
"Tapi walaupun begitu,supaya lebih jelas bahwa uang yang kita kumpul kan itu kita salurkan atau kita bagikan ke warga Desa yang tidak mendapatkan bantuan,padahal semua warga Desa Tamiang terkena imbas dari Bencana bandang tersebut,itu pun tidak semua penerima membayar,karna masih ada 3 orang lagi sampai sekarang tidak menyetorkan yang 10% itu ungkap nya sambil mengakhiri penjelasan nya.
Penulis: Mahyudin
Editor: Feby
Photographer: Mahyudin

Baca Juga