Pembagian Bantuan Pangan Ke Desa Se Kecamatan BP-Mandoge , Membuat Mumet Kepala Perangkat Desa

Asahan ( sumut24.net ) - Pada akhir April 2026 ini Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Asahan, Sumatera Utara menyalurkan Bantuan Pangan untuk alokasi bulan Pebruari-Maret 2026 (2 bulan) kepada warga di Desa se Kec.BP.Mandoge. khusus penyaluran di Desa Huta Padang, diadakan Kamis (23/4) untuk Dusun 1 s/d 6, Jumat (24/4-2026) Dusun 7 s/d 12 Huta Padang, disalurkan kepada 800 Kepala Keluarga. Yang menjadikan mumet kepala Perangkat Desa pembagian Bantuan Pangan ini.

Dimana semua perangkat desa dan Kepala Dusun se Kec.BP.Mandoge kerja ekstra untuk membagikan 2 sak beras dan 2 liter minyak goreng sampai selesai.

Micam Sitorus,SH Camat BP.Mandoge ketika ditanya lewat WatsApp nya mengatakan bahwa Bantuan Pangan itu sumber "Dananya dari Pusat" yang disalurkan melalui Bulog Kabupaten Asahan sedangkan data penerima adalah bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) masing masing Desa nama itu dikirim ke Bulog.

Jhonlifer Manurung, Sekretaris Desa (Sekdes) Huta Padang saat ditanya Asahan (Sumut24)net mengatakan sepertinya data penerima tersebut tidak sesuai data yang dikirim "Pemerintah Desa ke Pusat dan yang diberikan Bulog ke Desa.

Dalam data yang diberikan Bulog" ada yang sudah lama pindah tempat tinggal keluar Propinsi Sumut, dan ada pula yang sudah meninggal dunia. Sementara syarat syarat penerima bantuan harus ada Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Tanda Tangan dan Poto penerima dan terdaftar di DTKS untuk dipertanggung jawabkan ke Pusat Jakarta melalui Bulog Asahan katanya.

Perlu diketahui warga Desa Huta Padang ada sekitar 1.700 kepala keluarga yang dapat hanya 800 Kepala Keluarga (KK) dimana dari 900 KK lagi setidaknya 700 KK lagi layak mendapat menurut DTKS yang 200 KK itu mungkin bisalah dianggap sudah mampu. Kepala Dusun dan Kepala Desa, Kaur Kesra, BPD, LPM dan Perangkat Desa dan Lembaga Desa lainnya menjadi sasaran omelan warga yang mengatakan perangkat Desa pilih pilih kasih. Padahal disinyalir DTKS yang dikirim Desa itu ke Pusat, tidak itu yang dikirim dari Pusat atau dari Bulog Asahan. Yang menjadi pertanyaan bagaimana jatah warga yang pindah dan yang meninggal dunia itu?

Rahman Manurung,SH Kasi Kessos KecBP Mandoge saat ditanya semua Desa se Kec BP.Mandoge mendapat jatah sesuai quota masing - masing dan mengalami hal yang sama. Banyak yang tak dapatan warga yang layak, tapi dari Bulog Asahan katanya sudah ada data tambahan.

Penulis: Bistok ,S.Pd
Editor: Feby Andira ,ST
Photographer: Bistok ,S.Pd

Baca Juga