Dampak Dugaan Penyalah Gunaan Dana BoS Dan Jabatan Oleh Oknum Kasek , Masyarakt Desa Pasir Julu Segel SDN 0417 Pasir Julu – Padang Lawas
Palas. ( sumut24.net ) - Buntut dari surat keberatan masyarakat Desa Pasir Julu dan para Dewan guru yang disampaikan kepada Bupati Padang Lawas , Kadis Pandidikan dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Padang lawas.
Surat keberatan masyarakat Desa Pasir Julu tertanggal 11 januari 2021 menyatakan keberatan mereka terhadap tindak tanduk Kepala sekola SD.Negeri 0417 Hj.Nur Ainun Daulay S.Pd NIP 196911071989092001 yang menurut mereka sangatlah arogan dan tidak pantas dilakukan oleh seorang kepala sekolah.
Dan yang menjadi pokok masalah keberatan masyarakat dan Dewan guru diantaranya terkait
Penggunaan dana Biaya operasional sekolah (BOS) yang diduga tidak tepat sasaran dan tidak ada tranfaransi dalam Penggunaan dana BOS.
Kepala sekolah tidak melibatkan semua guru dan komite dalam rapat penentuan RKAS/RAPBS.
Kepala sekolah selalu menekan dan mengintimidasi Dewan guru dan kepala sekolah sering memaki dan menghina guru.
Kepala sekolah dinilai kurang bijak sana dalam menejemen sekolah,seta kepala sekolah tidak konsekwen dalam menjalan kan rapat dan kepala sekolah kurang kordinasi terhafsp bawahan dan terkesan main sendiri dalam memutusan kebijakkan sekolah serta kepala sekolah dinilai tidak mencerminkan sebagai seorang pemimpin yang baik dan idial kepada bawahan nya.
Dalam surat keberatannya,masyarakat dan Dewan Guru juga mengatakan,bahwa meraka(Dewan Guru)merasa telah terjadiiadanya penjoliman dan diduga akn terus dikakukan oleh kepala sekolah dalam memaksakan kehendak nya.
Masyarakat juga mengatakan dalam surat keberatan nya kepada Bupai Padang Lawas,Dinas Pendidikan Serta Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Padang lawas,terkait sikap Kepala sekolah SDN.0417 Pasir Julu,masyarakat dan wali murid akan melakukan Demontstrasi untuk meminta Pemerintah Padang Lawas agara segera mengganti kepala sekolah tersebut
Dari Pantauan sumut24.net di SDN.0417 masyarakat Desa Pasir julu melakukan penyegelan dan memalang pintu kelas (ruangan ) dan Kantor sebagai tanda keberatan mereka terhadap kepala sekolah dan meminta Oknum kepala sekolah tersebut diganti , yang enggan disebutkan namanya .









Komentar