Hancur Lagi ,,, Jalan KM18 Mahato…!! – Lintas Kabupaten KM11 Mahato Arah CINDUR Jaya Mahato Rohul

Rohul ( sumut24.net ) - Jalan Lintas dari arah Mahato KM11 Tambusai Utara Rokan Hulu Riau , menuju desa Mahato CINDUR Jaya Tambusai Utara Rokan Hulu Riau ( Perbatasan 2 Propinsi - 4 Kabupaten ) . Jalan penghubung sebagai urat Nadi sepanjang 12 KM ( Dari KM11 sampai ujung aspal KM23 ) , serta Km24 sampai CINDUR jaya : 7 KM ( Ujung Aspal gambangan - CINDUR ) total yang belum di semenisasi yaitu 19 KM , jalan tersebut saat ini mengalami kerusakan yang sangat parah ( hancur total di KM18 ) . Saat ini mobil angkutan sawit TBS ( Tandan Buah Segar ) maupun mobil Tanki Cpo dan angkutan bus umum / pribadi , keadaan pada antri secara bergilir di tarik dengan memakai seling .

Sabtu ( 3/10/2020 ) sekira pukul 10.00 wib , telah terpantau oleh awak media Sumut24.Net di lapangan , bahwa keadaan situasi jalan memang darurat akibat curahan hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari ini tiada hentinya , sedangkan kondisi jalan sebelumnya memang sudah berlobang dan bergelombang dari km11 - CINDUR , belum ada perawatan jalan dari dinas terkait dalam beberapa bulan ini .

Ketika awak media Sumut24.Net konfirmasi kepada beberapa orang supir di lokasi tersebut , dengan tidak menyebutkan namanya mengatakan bahwa, beginilah nasib sorang supir , hidup di atas Roda mencari penghasilan untuk keluarga , tidak mengenal situasi baik siang maupun malam , kalau masih dinas itu udah sebuah resiko menjadi seorang supir ,
Ini lah yang sering kami alami apa bila saatnya tiba di musim penghujan , kami pasti menghadapi antrian akibat kondisi jalan yang semakin rusak - darurat ," ujarnya .

" Lanjut Salah seorang warga seputaran Mahato KM18 , semenjak palang di tutup sekitar 4 bulan lebih sampai saat ini ( Hampir 5 Bulan ) , belum ada nampak sama sekali kita lihat perawatan jalan dari pihak Pemkab atau dinas terkait , "katanya jalan kabupaten kok nggak ada perawatannya canda warga tersebut ," Ulasnya .

Nada yang sama juga datang nya dari salah seorang warga CINDUR jaya , biasa nya kita dari CINDUR jaya ke Km24 memakan waktu seperempat jam naik Honda ,sekarang bisa-bisa setengah jam , apalagi naik mobil lebih setengah jam lah , udah terlalu banyak jalan yang berlobang dan bergelombang pada saat ini . Semenjak nggak ada palang siapa yang akan merawat jalan kita ini tanya warga ? biasa dari uang palang perawatannya ," tandas warga .

"Harapan kita dari masyarakat Mahato , terhadap Pemerintah terkait, semoga lah kiranya dapat di perhatikan jalan yang belum terjamah oleh pemerintah terutama terhadap dinas PUPR , baik Provinsi maupun kabupaten , kiranya bisa merasakan keluhan dari kami masyarakat kecil dari dan juga bagi para supir ," ungkap salah seorang warga yang tidak mau disebut nama nya .

"Kita sebagai Sopir dan juga masyarakat akan merasa terbantu , apa bila pemerintah telah memperhatikan situasi jalan poros tersebut , yaitu jurusan Mahato - Medan , yang juga sebagai urat nadi bagi para supir dalam bekerja, " lanjutnya .

"Semoga pihak terkait nantinya secepat mungkin dapat menanggapi keluhan masyarakat kecil ini , yang selalu mengalami bermacam cobaan di jalan dan situasi ke adaan jalan darurat ," ucap salah seorang sopir.

Penulis: AJO / EYT
Editor: Akbar Tanjung

Baca Juga