SMA.N 1 Barumun Padang lawas laksanakan sosialisasi HOTS

Palas ( sumut24.net ) - Demi menunjang kemajuan para peserta didik nya, SMA.1 barumun Padang lawas hari ini Rabu 11 nopember 2020 melaksanakan sosiali sasi terkait HOTS.
Para peserta sosialisasi HOTS diikuti oleh seluruh jajaran guru  yang ada diruang lingkup SMA.N 1 Barumun itu.
"Sa'at sumut24.net menanyakan mengenai sosialisasi HOTS  kepada kepala sekolah SMAN 1Barun IKhsanul Nasir Hasibuan. S.Ag MM.mengatakan, bahwa sosialisasi HOTS ini adalah agar para guru-guru mampu untuk membuat soal ujian yang kebih baik dan berkarakter"katanya.
"Ikhsanul nasir Hasibuan juga menjelaskan,HOTS atau Higber Order Thinking Skills adalah proser berpkir tingkat tinggi"dan dalam taksonami bloom yang direpsi Anderson menduduki kevel c4, c5 dan c6,hasil dari analisis efaluasi dan kreasi.
HOTS adalah kemampuan berpikir keritis,logis,reflektif,metakognitip dan berpikir kreatip yang merupakan kemamampukan berpikir tingkat tinggi.
Karna itu guru dituntut untuk melakukan proses pembelajaran yang HOTS,sehingga peserta didik mampu menyelesaikan soal HOTS.
"Karna soal HOTS harus mampu mengukur transfer of knawledge problem salving dan critical thinking"katanya
Ia juga menjelaskan,So'al HOTS merupakan instrumen pengukuran untuk digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kamu tingkat tinggi yaitu keterampilan bepikir yang tidak sekedar mengingat(remember)memahami(undestand) atau menerapkan(affly)
HOTS Jug terdiri dari beberapa Asfek,asfek HOTS sebagai transter of knawledge,HOTS critical creativ thinking,HOTS sebagai problem solving.
Sa'at ditannya mengapa,apa dan bagai mana HOTS(higber order thinking skill, Ikhwanul Nasir Hasibuan memberikan penjelasan kepada sumut24.net Bahwawa (1)dari hasil tes Pisa (2)hasil implementasi kurikulum 2013(3)tantangan abad ke21(4)keselarasan kurikulum.
Dan Mengapa HOTS? "Berdasarkan hasil studi Internasional programme For Internasional student assesment(Pisa)menunjukkan prestasi literasi membaca(Reading literisasy)
literisasi mate matika(mathe matical literacy) dan literasi sains (seciontific literacy) yang di capai siswa didik Indonesia sangat rendah" katanya.
Ia juga mengatakan(Ikhsanul Nasir hasibuan) dari hasil penelitian Internasional,"Pada umumnya kemampuan peserta didik Indonesia sangat rendah dalam(1)Memahami informasi yang kompleks(2)Tiori,analisis dan pemecahan masalah(3)Pemakaian alat,prosedur dan pemecahan masalah dan(4)melakukan investigasi "katanya.
Maka untuk menyikapi hal tersebut, kita lakukan/laksanakan sosialisasi terkait HOTS ini demi meningkatkan pendidikan yang ada diPadang lawas, tentunya terutama sekali di SMAN.1 Barumun Padang lawas ini,katanya sambil mengakhiri penjelasan nya.
Penulis: MAHYUDIN
Editor: Akbar Tanjung

Baca Juga