Hujan Deras Melanda Kabupaten Palas , Mengakibatkan Seorang Pria Meninggal Dunia Diduga Terbawa Arus
Palas ( sumut24.net ) - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Padang Lawas (Palas) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), mengakibatkan banjir dengan arus kencang di berbagai wilayah Kecamatan, pada Sabtu (27/03/2021) pagi. Sehingga pemukiman, persawahan dan ternak masyarakat ada yang terendam, mati, serta hancur luluh lantak terseret arus air yang kencang, hujan deras tersebut menjadi banjir bandang susulan di kabupaten Palas.
Selain itu, banjir dengan arus deras itu juga menyeret seorang Pria yang tengah tertidur pulas didalam pondok kebunnya. Pria tersebut diduga tidak tahu derasnya hujan dan arus air yang banjir sehingga terbawa ke dalam kolam yang berada di lokasi kebunnya bersama selimutnya.
Diketahui, korban bernama Dawat Harahap (58), seorang petani, warga dari Desa Parapat, Kecamatan Ulu Sosa, Kabupaten Palas, yang terbawa arus air itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Saat ditemukan, selimut yang digunakannya masih membalut tubuhnya, Korban terbawa arus sejauh 50 meter dari rumah korban.
Korban ditemukan pertama kali Sabtu. (27/03/2021), sekira pukul 17.30. Wib dan disaksikan oleh Amin Sofyan Pasaribu, (47), berprofesi sebagai petani, dan Ateng Pasaribu, juga sebagai seorang petani, keduanya merupakan warga Desa Parapat Kecamatan Ulu Sosa, Kabupaten Padang Lawas.
Menurut penuturan warga setempat, banjir di wilayah tersebut memang sudah menjadi langganan setiap hujan deras mengguyur wilayahnya. Sungai sosa akan meluap.
"Hujan deras di sini kira-kira seharian penuh. Kejadian korban yang terseret arus itu ketahui sekitar jam 17.30 Wib. Di sini memang langganan banjir kaya gini setiap hujan," kata warga setempat.
Dari kesaksian warga desa tersrbut, arus air saat kejadian di kebun milik korban tidak lah jaih dari sungai sosa, sehingga hujan yang sangat deras, mengakibatkan sungai sosa meluap. Masih Menurut warga desa setempat tidak ada yang berani keluar untuk pulang dari kebun kalau sudah hujan deras, dan sungai sosa pun akan meluap karena tidak bisa untuk dilewati. Kata mereka.
"Iya banjirnya memang deras, saat itu engga ada yang keluar jauh jauh. Yang dikebun juga engga memaksakan karena takut hujan deras itu. Nah korban ini berniat mau pulang, karena hujan balik tidur pulas di pondoknya , jadi terbawa arus," sebut warga setempat
Atas temuan mayat korban tersebut, warga melaporkan kepada pihak berwajib (Kepolisian sektor sosa). Sabtu. (27/03/2021). Sekira pukul 23.00. Wib.
Kapolres Palas AKBP Jarot Yusviq Andito. SIK melalui Kapolsek Sosa, AKP GM Siagian mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Saat dievakuasi, korban masih mengenakan selimut yang diduga dikenakan saat tidur didalam pondoknya sebelum terseret arus.
"Betul ada seorang pria yang terbawa hanyut saat hujan deras yang mengakibatkan banjir di desa parapat kecamatan ulu sosa, korban meninggal dunia," ungkap Kapolsek Sosa AKP GM Siagian, kepada Harian9.com Minggu, (28/03/2021).
Dijelaskan Kapolsek Sosa, AKP GM Siagian, Sabtu, (27/03/2021), sekira pukul 16.30 Wib, saat itu tetangga korban tidak melihat keberadaan korban di rumah Korban, kemudian hal tersebut diberitahukan kepada warga yang lainnya,
Dengan adanya informasi tersebut, warga masyarakat melakukan pencaharian terhadap Korban di sekitar rumah Korban yang juga merupakan kebun Sawit dan Karet milik korban, sekira pukul 17.30 Wib, saksi 1 melihat di Kolam milik korban yg berjarak lebih kurang sekitar 50 meter dari rumah Korban ada melihat sesuatu yg menyerupai tangan Manusia.
Dan atas hal tersebut, saksi 1 menarik tangan tersebut dan benar merupakan tangan manusia dan setelah dinaikkan ke darat ternyata adalah tubuh Korban.
Selanjutnya Masyarakat sekitar membawa mayat korban ke rumah adik korban yg berada di Desa Parapat Kecamatan Ulu Sosa Kabupaten Palas dimana saat itu sekira pukul 17.30 Wib.
Dugaan atas kematian korban, Berdasarkan keterangan dari kedua saksi dan warga masyarakat Desa Parapat Kecamatan Ulu Sosa bahwa kematian korban diduga akibat tengelam terbawa arus sungai yang banjir.









Komentar