DPN SULTAN Bersama Satres Narkoba Polres Dumai Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-77
Dumai ( sumut24.net ) - Dewan Pimpinan Nasional suara Lantang Anti Narkoba (DPN SULTAN) bersama Sat Res Narkoba polres Dumai memeriahkan HUT RI ke-ke 77.
Bertempat di SMK Perikanan jalan Pati Mura kecamatan Dumai kota Provinsi Riau, pada hari Minggu (21/08/2022) dengan bertema berani katakan tidak pada narkoba,selamatkan sumber mas anak bangsa dari narkoba.
kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Dumai yang diwakili Kasat Narkoba Polres Dumai Iptu Mardiwel, S.H, M.H, Delfira, S.Kom Ketua DPN SULTAN, Ester Ketua Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Riau, Indra Safawi, S.Sos.M.si Camat Dumai Kota, Sutino, S.Sos Lurah Laksamana, Dinas Sosial, Kepala Sekolah SMK Perikanan Provinsi Riau yang diwakili Wakil Humas, para RT, beserta adik-adik peserta lomba.
Sebelumnya saya menyampaikan permintaan maaf dari Bapak Kepala Sekolah SMK Perikanan Provinsi Riau yang tidak bisa menghadiri kegiatan pada hari ini dikarenakan beliau sedang dalam perjalanan dari Dinas Luar, ujar Kepala Sekolah Perikanan Provinsi Riau yang diwakili Wakil Humas.
“Kami dari pihak Sekolah Perikanan Provinsi Riau sangat senang dengan adanya acara ini, ini menjadi momen untuk sekolah, karena bisa sama-sama bersinergi dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan adanya acara seperti ini, kami harapkan masyarakat lebih mengenal sekolah ini dan dapat bersinergi bersama-sama dengan sekolah dalam mewujudkan generasi emas penerus bangsa. Tentunya Anti Narkoba.
“Kami mengharapkan kepada Bapak/Ibu masyarakat setempat, kami juga mohon dukungan agar sekolah kita tetap aman, tetap bersih sehingga kami bisa melaksanakan pendidikan secara lebih maksimal,” tutupnya.
Delfira, S.Kom Ketua DPN SULTAN mengatakan, Hari perayaan HUT RI ke-77 ini adalah tema kita untuk perlombaan sumber mas anak bangsa yang diikuti 7 RT yang ada di Kelurahan Laksamana, Kecamatan Dumai Kota ditambah dengan para Siswa SMK Perikanan Provinsi Riau.
“Tujuan utama kita agar sumber mas anak bangsa bisa kita rangkul dan sekalian bisa kita beritahukan bahwa artinya Narkoba itu harus kita tolak, harus berani untuk mengatakan tidak kepada Narkoba,” sebut Delfira.
Harapannya agar Kampung Wisata Kota Tangguh Dumai ini tidak lagi menjadi Kampung Dalam tempat Narkoba, tempat bebasnya Narkoba. Disini kami ingin membangun bagaimana Kelurahan Laksamana bisa berubah total sehingga tidak dikatakan lagi Kampung Dalam tempat aksesnya Narkoba.
“Semoga semua Instansi Pemerintah baik di Kota Dumai, Provinsi maupun di Pusat tolong kami bagaimana agar Kampung Dalam ini kami rubah menjadi Kampung Wisata Kota Tangguh serta menjadi benar-benar tidak adalagi terindikasi dalam Narkoba dan tidak ada lagi transaksi bebas di Kampung kita ini,” harap Delfira.
“Jenis perlombaan pada hari ini terdiri dari untuk tingkat anak TK – SD yaitu mengupas kulit telur puyuh, lomba estafet merangkak, lomba mengambil koin dalam tepung, lomba estafet tepung dan untuk tingkat remaja yaitu lomba futsal memakai sarung, pacu goni, joged balon dan yel-yel plus pidato,” pungkas Delfira Ketua Umum SULTAN.
Sementara Kasat Narkoba Polres Dumai Iptu Mardiwel, S.H, M.H yang mewakili Kapolres Dumai mengutarakan, saya sangat terharu atas sambutan dari Ketua DPN SULTAN, serta kepada seluruh panitia atas sambutannya.
“Kampung ini, Kampung yang sangat saya cintai dan banggakan Cendrawasih inilah, Kampung Tangguh ini, luar biasa,” ujar Mardiwel mengawali.
Kampung Tangguh kita ini adalah merupakan role model se Provinsi Riau, kemaren saya Vidcon bersama pejabat Polres, Polda yang role model kita, jadi ini tugas kita bersama.
Ia melanjutkan, bagaimana pun Narkoba tidak ujuk-ujuk adalah penegakan hukum, represif. Tetapi ada lebih intinya lagi yaitu menyatu kita dari masyarakat kalangan bawah.
“Mengapa pak Kapolri mengatakan membuat suatu program Kampung Tangguh di pusat-pusat daerah supaya apa, supaya tidak ujuk-ujuknya penegakan hukum. Ada suatu pendekatan yang lebih elegan, lebih menegakkan kemanusiaan perasaan sosiologinya yaitu pendekan pre-emtif dan prefentif, tujuannya yaitu menggandeng semua komponen, stakeholder dan semua masyarakat.









Komentar