Rehab Jembatan Gantung Marhancing Tidak Rampung Tepat Waktu

Asahan ( sumut24.net ) - Masyarakat Desa Huta Padang, khususnya warga Marhancing dan Karyawan PT.Sari Persada Raya (PT.SPR) mengeluh karena Jembatan Gantung (Rambing) Marhancing tak selesai tepat waktu.

Proyek rehabilitasi jembatan Gantung berbiaya Rp.598.563.057 (lima ratus sembilan puluh delapan juta lima ratus enam puluh tiga ribu lima puluh tujuh rupiah) ini dikerjakan PT.Anugrah Juni Arta Arif sesuai tertera di papan plang proyek.

Pekerjaan dimulai 18 Nopember 2024 dan seogianya selesai (rampung) 27 Desember 2024 (40 hari) ternyata sampai saat berita ini dikirim tidak juga ,selesai.

Masyarakat pengguna jembatan seperti Karyawan PT.SPR bila bermaksud keluar ke Huta Padang beribadah ke GMI Bosar atau umat Muslim mau Sholat Jumat ke Mesjid Al Ikhlas Lumban Baringin Dusun VI Desa Huta Padang sangat mengeluh akibat lambatnya rampung jembatan ini terpaksa berkeliling sekitar 20 KM sedangkan kalau jembatan ini rampung hanya sekitar 2 KM.

Demikiian warga Bosar Sipinggan (Dusun IV) Warga Pekan Dusun V, Warga Lumban Baringin (Dusun VI) dan warga Desa Huta Padang lainnya (Pemilik Kebun Sawit) di Marhancing Dusun X Desa Huta Padang harus berkeliling lewat Sigalungon Dusun X Desa Huta Padang, ke PTP.Nusantara 4 Pasir Mandoge keluar di Ujung Sipinggan terus memutar ke PKS PT. Prima Palm Latex Industri (PT.PPLI) Desa Huta Padang untuk mengeluarkan hasilnya TBS sejak jembatan tersebut direhab sampat saat ini kata warga.

Pernah seorang warga Dusun VI Desa Huta Padang pada (03/1-25) lalu, memberanikan diri melawati jembatan ini yang akhirnya dia jatuh dan meninggal ditempat akibat tidak mau capek capek berkeliling seperti warga lainnya.

Jhonlifer Manurung,Sekretaris Desa, Dahlan Sirait, Kepala Desa Huta Padang bahkan Micam br Sitorus,SH Camat BP.Mandoge dikomfirmasi soal lambatnya pengerjaan jembatan ini tidak tahu menahu bahkan CV atau PT Rekanan (pemborong) nya pun tak mereka ketahui .namanya katanya.

Menurut warga dikompirmasi yang tidak ,mau disebutkan namanya dalam berita ini jembatan ini lama selesai di duga karena sedikit pekerjanya hanya 3 - 4 orang dan itu pun bermalas malasan.

Diharapkan jembatan ini segera dirampung kan supaya masyarakat tidak terlalu lama menderita dan hasil pertanian warga lancar keluar karyawan juga bisa beribadah ke Mesjid dan Gereja.

Baca Juga